Rabu, 07 Maret 2012

Kampas Kopling Honda Tiger Pakai Punya Mona, Lebih Merata

                                                                                                                              Kaki enam milik Mona bikin mantap!

  Agar akselerasi Honda Tiger sobat lebih terasa, sebaiknya silakan ganti part di sekitar kopling pacuan sport Honda 200 cc itu. Terutama, ganti bagian kaki empat yang letaknya di mangkok kopling.

“Kaki empatnya diganti pakai dari motor Cina yang jumlahnya enam kaki. Pakai punya Viar juga bisa, tapi saya lupa tipe motornya,” ungkap Joko Sarjono dari Jhon Speed di Jl. Panti Asuhan, Ceger, Pondok Aren, Tangerang.

Alasan diganti pakai model kaki enam, agar balikan kopling terasa lebih menyentak. Juga daya tekannya jadi lebih rata. “Iya. Ibaratnya, tenaga yang tadinya hanya 4 orang kini jadi dibantu 6 orang,” kata pria yang lebih dikenal dengan panggilan Jhon itu.

Selain itu, langkah penggantian juga ditujukan buat mencegah kampas kopling mudah gosong. Terutama, ketika pacuan itu kerap dipakai balap atau akselerasi. Maka pergantian gigi menjadi lebih spontan. Karena model kaki enam, artinya ada penambahan dua per lagi. Nah, ini yang bikin tarikan lebih yahud.

                         Tambahkan satu pelat gesek biar sedikit keras(kiri). Tinggal pasang aja, tak usah ubah mangkok kopling(kanan).
 
Untuk membeli part mona atawa motor Cina ini, sobat hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 250 ribuan. Harga yang dikeluarkan tadi, sudah termasuk kaki enam dan lawannya alias satu set. Sedang untuk mangkok kopling, tetap bisa pakai part standar Tiger.

Begitu juga kampas koplingnya. Tak perlu ganti! Sobat tetap bisa gunakan kampas standar bawaan Tiger. Lha wong yang diganti cuma kaki empatnya doang. Jadi, mangkok pun tetap bisa disesaki kampas Tiger yang jumlahnya 5 kampas.

"Tapi, kalau untuk keperluan akselerasi, sebaiknya tambahkan pelat gesek satu buah. Posisinya bisa dimana aja,” saran pria kelahiran Yogyakarta itu. Tapi, penambahan ini, jika per kopling yang diaplikasi bawaan motor alias per standar.

Karena adanya penambahan pelat gesek, itu akan membuat per menjadi sedikit lebih keras. Ini bisa dirasakan ketika menarik tuas kopling di setang. “Kerasnya masih enak dipakai buat harian. Tidak sekeras per racing. Tangan juga tidak pegal,” aku tunner yang pernah jadi kepala mekanik di AHASS itu.


Semoga Bermanfaat
accentirex.blogspot.com

0 komentar:

Poskan Komentar