Kamis, 08 Maret 2012

Karburator CBR 150 Buat Vario Bore-Up 150 cc


 
Menurut rumors, jika karburator standar Honda CBR 150 cc dipakai di motor 4-tak lain, bisa bikin akselerasi lebih cepat. “Apalagi di skutik bore-up. Malah bisa bikin BBM irit juga, lo,” seru Johny Holle, mekanik dari Johny Holle Motor (JHM) di daerah Daan Mogot, Jakbar.

Ah, masak, sih? Padahal lubang venturi CBR ukurannya 28 mm dan lebih besar dari Vario yang 22 mm. Mana mungkin bisa bikin irit bahan bakar? Nah, daripada bingung, mending kita buktiin! Proses Pengetesan

Buat pembuktian, karbu CBR (gbr.1) dipasang pada Honda Vario 2007 bore-up 150 cc yang sudah pakai knalpot aftermarket. Tes performa digunakan alat ukur Racelogic (gbr.2). Sedang buat mengetahui konsumsi BBM, dipake tabung ukur yang diisi Shell Super sebanyak 1 liter (gbr.3).

Pemasangan karbu CBR ke Vario tak banyak ubahan pada intake manifold alias tinggal Plug ’n Play (PnP). Hanya saja klem standarnya digantikan yang lebih besar (gbr.4). “Agar tidak ada kebocoran yang bikin motor lemot,” sahut Johny.

Karena karbu asli CBR masih mengaplikasikan cuk manual, namun cuk otomatis pada kuda besi yang berkapasitas mesin standarnya 110 cc ini masih bisa digunakan pada karbu CBR dan hati-hati saat mencabut serta memasang cuk itu.

Nah, pada Vario pakai karbu standar, dibetot sebanyak 3 kali putaran oleh Mr. Testo berbobot 50 kg. Dari pengujian Racelogic, akselerasi 0-60 km/jam ditempuh dalam waktu 7,10 detik. Lalu jarak 0-100 km/jam, mencatat 12,05 detik.

Gbr 2

Gbr 3
Selanjutnya dengan karbu CBR ukuran main dan pilot jet masih aslinya (115/38), hasilnya ada perubahan. Untuk akselerasi 0-60 km/jam catatan waktunya 6,15 detik, serta jarak 0-100 km/jam dicapai 11,10 detik.

Gbr 4
Selanjutnya untuk konsumsi BBM, per 1 liter bensin dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam, dalam kondisi karbu bawaan pabrik, Vario bisa menempuh jarak 47 km. Saat pakai karbu CBR ‘pekgo’ mendapat jarak 48 km/liter.

Kesimpulan
Dari hasil pengujian, terjadi peningkatan akselerasi 0,95 detik (untuk jarak 0-60 km/jam dan 0-100 km/jam). Sementara konsumsi BBM, ada pertambahan jarak 1 km. Hal itu berkat dukungan kerja karburator CBR150.

Maklum, karbu motor sport yang dihargai Rp 1,2 juta (baru) dan Rp 650 ribu (second) itu tipe manual, sementara milik Vario jenis vakum. Alhasil, kinerja peranti itu jadi lebih cepat dan kucuran bahan bakar ke ruang bakar lebih banyak. “Kan venturinya juga lebih besar dari aslinya Vario. Itu tentu sangat cocok sama kebutuhan mesin Vario yang sudah dibore-up,” tutur Johny.
Table hasil pengujian

Konsumsi BBM Shell Super Jarak Tempuh
Standar 1 Liter 47 Km
CBR 1 Liter 48 Km
Akselerasi Jarak Waktu
Standar 1-60 Km 7,10 Detik

0-100 Km 12,10 Detik
CBR 150 0-60 Km 6,15 Detik

0-100 Km 11,10 Detik









3 komentar:

  1. misi om ni kem,sy mau mnta solusi vixi sy ngempos saat gas spontan swktu nyalip teradang wktu jalanan macet gas trasa kosong srasa ta ada power

    BalasHapus
  2. untuk jenis new vixion om???? gtu aj om...mksh

    BalasHapus
  3. misi om ni kem,sy mau mnta solusi vixi sy ngempos saat gas spontan swktu nyalip teradang wktu jalanan macet gas trasa kosong srasa ta ada power

    BalasHapus