Rabu, 07 Maret 2012

Kawin Silang Komponen Honda Tiger

Kawin Silang Komponen Honda Tiger

Honda Tiger banyak digemari. Wajar, sebab bodi macho ditunjang mesin bertenaga oke. Tapi urusan ganti komponen, sering bikin kaget pemilik. Selain mahal kadang juga sulit dicari. Sabar, atasi lewat kawin silang atau nyomot komponen besutan lain.

Keuntungannya, banderol lebih murah, kualitas pun tak kalah hebat. Hati pasti senang. Prinsipnya diakali agar onderdil itu bisa terpasang. "Lebih bagus begini ketimbang imitasi yang tak ketahuan mutunya.

Sistem transplantasi sparepart bisa saja dilakukan pada besutan raja rimba ini. Pasalnya, dari tahun ke tahun tak ada perubahan radikal dari basis mesin atau sasisnya. Sehingga komponen milik generasi sebelumnya bisa dicangkokkan.

"Kalaupun harga part substitusi masih dianggap tinggi pilihan lain pakai produk Aspira,"  Berikut ini beberapa komponen yang bisa diaplikasi.

RANTAI

 
Wajar kalau rantai Tiger dipatok Rp524.000 karena selain ukurannya lebar (520) dan tanpa sambungan. Sebagai alternatif bisa mengambil punya Honda Win atau GL Max. "Sebaiknya pilih ukuran 428H yang lebih tebal dibanding 428 karena jenis ini memang dirancang untuk motor type sport," saran Akim, nama panggilan Hengki Sandra.

Namun dia mengingatkan karena beda ukuran, cara bawa motor harus lebih halus. "Ini karena tenaga Tiger gede, bobot lebih berat dan ban lebar,' wanti pria yang telah membuka bengkel Honda sejak tahun 70'an.

NOKEN AS

Pengatur buka tutup katup Tiger dijajakan Rp600.900 padahal dengan sedikit modifikasi, Kem GL Pro (Rp478.800) bisa dipasang. Tetapi belanja sekalian laher bernomor 6003 yang dijual Rp15.000 karena poros kem GL Pro sebelah kanan masih memakai bos.

Pemasangannya harus ke tukang bubut untuk penyesuaian diameter poros. Ongkos tukang bubut berkisar Rp20 hingga Rp30 ribu. Masih lebih hemat, kan. Sekarang terserah anda, repot cari onderdil plus motor nganggur di rumah atau "Kanibal"?

KAMPAS REM CAKRAM


Aksi pengereman sering dipakai kala di kemacetan lalu lintas. Tak heran jika usia operasional kampas cepat menyusut dari satu tahun tinggal enam bulan. Namun jangan risau, kalau harus mengganti pas kocek menipis. Silahkan cari milik Suzuki Tornado atau Shogun seharga Rp20 ribu. Meski beda merek, tetapi desain kampas rem sama. Bandingkan dengan harga standar Tiger sebesar Rp70 ribu. Hemat Ro50 ribu lo!

KAMPAS KOPLING

 

















Kalau punya duit lebih, beli yang asli seharga Rp79.800 X 5 lembar = Rp399.000. Padahal kalau mau mengambil kepunyaan Honda Grand bisa ditebus Rp77.500/lembar atau total Rp387.500. Lumayan kan bisa menghemat Rp11.500

SOKBREKER BELAKANG






Substitusi peredam getaran lagi-lagi disumbang dari Honda GL Pro atau Max yang dipatok Rp276.000. Jika dikomparasi dengan punya Tiger yang seharga Rp384.000 dari tampilan fisik panjang dan dudukan bautnya sama persis. Konstanta pegasnya tentu berbeda karena harus membopong bobot yang lebih berat. Sah-sah saja memasang sokbreker belakang GL Pro di Tiger.

SPROKET


Kadang di pelosok daerah sulit dicari sproket depan Honda Tiger. Padahal barang ini bisa dipinjam dari Honda GL Pro Neo Tech. Ini cuma seharga Rp34.000 Sedang punya Tiger dipatok Rp55.000. Awas, jangan salah pilih dengan GL Pro lama karena diameter as penggeraknya beda.

Jika gir depan harus dari GL Pro keluaran 1996 keatas, untuk yang belakang bebas ambil dari GL Pro atau GL Max semua tahun. Harganya, Rp56.000. Selain lebih murah, keuntungan lain bisa mencari kombinasi sproket depan belakang lebih variatif. Ketimbang orisinal Tiger sebesar Rp70 ribu yang cuma tersedia ukuran 43 gigi. Tak heran trik ini kerap dipakai mekanik balap di ajang OMR Hnoda Tiger atau kelas sport 4 tak 200 cc.

KICK STARTER

Bila sudah aus atau bengkok bisa diambil dari GL Pro atau GL Max, Jika standar si macan dibanderol Rp77.800 yang ini bisa ditebus Rp51.500. Untuk pemasangan tak banyak kendala karena ukuran as starter dan bautnya sama persis. Asiknya, cukup mengandalkan tool-kit standar alias tak perlu ke bengkel.






Semoga Bermanfaat
accentirex.blogspot.com

0 komentar:

Poskan Komentar