This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 06 Maret 2012

Pasang Piggyback Power Commander V Di Honda CBR 250R





MotoBike - Fungsi dari Power Commander V (PC V) sebagai ‘penipu’ ECU, agar setelah dioprek suplai bahan bakar di semua putaran dan bukaan gas tetap optimal, air fuel ratio (AFR) berada di kisaran 13,5:1. Tentu agar power yang dihasilkan optimal dan mesin tak kekeringan, sehingga tak gampang overheat.

‘Penipuan’ dilakukan pada sinyal yang menuju injector. Sebelum masuk ke injector, sinyal dialihkan dulu pada PC V dan diolah ulang. Setelah itu baru kembali ke injector. Nah jumlah bensin yang disemprotkan, sesuai hasil kalkulasi baru tersebut. Entah ditambah maupun dikurangi.

Gimana pemasangannya? Ternyata tak sulit lo. Pertama lucuti bodi tengah dan tangki. Setelah itu lihat throttle body, lepas soket injector-nya. Lanjut sambungkan soket bawaan motor ke soket dari PC V yang kabelnya warna merah dan biru. Nah soket PC V yang berwarna merah dan putih/biru masuk ke injector (gbr.1).

Karena pengaturan mapping juga sesuai bukaan gas, maka perlu diambil sinyal dari throttle position sensor, yaitu kabel kuning yang disambung ke kabel abu-abu dari PC V. Lokasi kabel ada di soket sebelah kiri throttle body.

“Pemasangan secara paralel (gbr.2), agar rapi bisa menggunakan klem model jepit,” kata Imam Gunawan, mekanik SM. Terakhir kabel hitam pasang ke massa aki. Lalu tempatkan PC V di tempat aman, misal di bawah jok belakang.

Instalasi selesai, maka tinggal ke proses mapping ulang. Colokkan PC V pada laptop, tentu instal dulu software-nya. “Langkah pertama lakukan kalibrasi throttle, baru lanjut isi mapnya (gbr.3),” terang Brahmantio, manager SM.

Pengisian map bisa dilakukan dengan 3 cara. Pertama download dari situs Dynojet, kedua diisi sendiri, dan terakhir paling ideal custom map di atas dynamometer.
 
Menurut Bram, sapaan akrab Brahmantio, cara pertama sementara belum bisa, karena CBR 250R tergolong baru, sehingga belum tersedia. Sedang cara kedua bisa, namun hasilnya akan kurang presisi.

Nah paling pas cara terakhir, karena dengan pengaturan di atas dyno, semua parameter terukur maka remapping bisa optimal. Hal tersebut karena kondisi pembakaran terpantau lewat sensor AFR yang dipasang di knalpot.

Jika terbaca kering, maka tinggal naikkan angka persentase semprotan bensin sedikit demi sedikit. Begitu juga jika terbaca terlalu basah, tinggal kurangi. Pengisian map cukup menyita waktu, lantaran diatur tiap 250 rpm dan dalam 9 tahap bukaan gas. Dari 2%, 5%, 10%, 15%, 20%, 40%, 60%, 80% hingga full throttle atau 100%.

Khawatir kesulitan jika ingin ikutan pasang? Tenang saja, karena bengkel yang beralamat di Jl. Tenggiri No. 4A Rawamangun, Jaktim ini tiap melepas PC V seharga Rp 3,5 juta, sudah dilengkapi mapping paling optimal untuk CBR 250R. Dan jika pun butuh bantuan bisa langsung konsultasi.



Semoga Bermanfaat
accentirex.blogspot.com

Lepas Shim CBR 250R Enggak Perlu Copot Camshaft


Pada mesin berkonstruksi DOHC, umumnya shim tertutup tappet dan terjepit antara lobe camshaft dengan klep. "Tapi pada CBR 150R hanya berada di balik ujung rocker arm, tinggal angkat rocker arm sedikit shim sudah bisa diambil," tuntun Endro Sutarno, Technical Service Training Instructor, PT Astra Honda Motor (AHM).

Langkah pertama lepas dulu cover fairing bagian samping dan lepas tanki agar kepala silinder terbuka bebas. Setelah itu buka dulu cover kepala silindernya dengan kunci T-10. Setelah semua terlihat jelas, coba cari posisi shim-nya. Ada di balik rocker arm.

Seperti sudah disinggung di atas, untuk melepas shim bisa dilakukan dengan mengangkat rocker arm. Agar rocker arm bisa diangkat, kendurkan dahulu shaft atau as rocker arm-nya. Caranya, gunakan baut hexagonal dengan kunci L 6mm (gb.1).

Setelah kendur batang as ini bisa ditarik (gb.2). Kalau sudah lepas, coba angkat rocker arm-nya (gb.3), sudah bisa bergerak bebas kan? Langkah terakhir tinggal ambil shim-nya. Gunakan obeng magnet seperti yang ada pada gambar ini, ujungnya bukan batang besi tapi seperti selang elastis yang diujungnya ada bongkahan magnet (gb.4).


"Gunakan obeng yang magnetnya kuat untuk, dan lakukan dengan hati-hati, Jangan sampai jatuh dan masuk ke dalam crank case," wanti Endro. Tapi intinya, cara ini lebih mudah dilakukan ketimbang mesin DOHC konvensional yang harus repot copot camshaft.

Lalu apa manfaatnya bisa melepas shim dengan mudah? Tentunya kita bisa dengan cepat mengatur celah klep. Pada mesin SOHC celah klep diatur lewat baut penyetel di rocker arm, tapi pada mesin DOHC, celah klep di tentukan oleh tebal tipisnya shim.

Seiring pemakaian, shim akan aus dan semakin tipis. Artinya celah klep menjadi terlalu renggang dan perlu dikembalikan pada kondisi semula. Mudah kan?

Subtitusi Kiprok Ninja 150 Pakai Punya Vespa

Bila motor Sampean menganut kelistrikan AC macam Kawasaki Ninja 150 dan tiba-tiba pengisian tak lagi kompromi atau lampu mendadak redup, bisa jadi kiprok bermasalah. Bila tegangan dari sepul masih sehat walafiat, berarti kiprok harus ganti baru.

Tetapi jangan terburu lemas mendengar harga kiprok orisinal kedua motor tadi, maklumlah banderolnya bisa mencapai Rp 250-275 ribu sesuai price list di authorized workshop atau di toko resmi. Gunakan akal sehat! Daripada keluar uang banyak, mending mengadopsi kiprok motor lain.

PERBAIKAN PERFORMA

Alternatif paling pas pengganti kiprok motor dengan kelistrikan AC adalah regulator rectifier milik Vespa. Yup, si Semok yang asli Italia ini bisa ‘dipinjam’ kiproknya untuk ‘sementaun’ (sementara selama bertahun-tahun). “Sistem sama tapi harga lebih murah dan kemampuan recharging lebih besar,” jelas Indra Laksana dari 35 Workshop di Ciganjur, Jaksel.

Bahkan, sudah terbukti mampu memasok setrum buat lampu lebih baik. Di pasaran, harga kiprok Vespa untuk varian PX keluaran lama berkisar Rp 50 ribu. “Paling mahal seratus ribu versi orisinal,” tutur Indra yang juga ‘main’ skutik balap ini.

Hanya saja perlu diperhatikan cara pemasangan keempat kabel dari kiprok asli motor ke regulator milik Vespa. Meski sama-sama menganut 4 buah kabel, teknologi Italia dan Jepang memang sedikit berbeda, namun bukannya mustahil untuk diaplikasi. Pada kiprok Vespa, setiap kaki memiliki tanda huruf (urut dari sisi kiri) G, G, A dan ground (gambar antena).

Lalu lepas setiap kaki terminal kuningan dari rumahnya (soket). Buka satu per satu kaki terminal (kabel yang berasal dari generator) dengan obeng kecil. Setelah keempat kaki terminal telanjang, langsung rangkaikan ke kaki milik regulator Vespa yang juga terdiri dari 4 kaki.

Caranya, gabungkan kabel kuning dan putih dari sepul jadi satu. Bila tadinya terdiri dari 2 terminal terpisah, kini dibuat jadi satu terminal. “Gunakan solder untuk hasil maksimal,” terang Indra. Terminal ini kemudian dicolok ke rumah soket kiprok Vespa bertanda ‘G’ yang kedua dari kiri.

Selebihnya sama, terminal ‘G’ pertama dari kiri dijodohkan dengan kabel lampu utama. Terminal bertanda ‘A’ mendapat kabel dari positif (+) aki dan terminal dengan tanda antena (ground) langsung sambung dengan kabel terakhir yang belum berjodoh berwarna hitam.

Saat dites dengan AVO meter, hasilnya tidak jelek. Sebagai perbandingan, nilai pengisian (recharging) kiprok standar di angka 12,5 volt, sementara pakai kiprok Vespa bisa mencapai 13,8 volt pada putaran mesin 1.800-2.000 rpm. Sama halnya untuk lampu, kiprok standar mampu bertahan di 11,5-12 volt, setelah pakai kiprok Vespa bisa stabil di 13,5 volt pada 1.800-2.000 rpm.


Semoga Bermanfaat
accentirex.blogspot.com

Cara Setting & Ukuran Spuyer Motor


Tugas utama karburator adalah mencampur Bahan Bakar (B + Udara (O2). Kira-kira dengan perbandingan range nya BB : O2 adl 1 : 13-15. Pokoknya gmn caranya biar mesin dapet suplai campuran segitu.
Kenapa pake range, padahal teori di buku2 pembakaran ideal itu 1:14?
Jwbannya adl Karena kondisi mesin & lingkungan mempengaruhi settingan campuran BB:O2.

Misal:
Kompresi makin tinggi BERARTI mesin makin panas BERARTI butuh suplai BB lebih banyak biar mesin gak jebol.
Humidity (kelembaban) lingkungan makin tinggi BERARTI campuran BB terkontaminasi air, BERARTI campuran makin miskin, BERARTI bensin hrs lebih banyak.
Suhu lingkungan rendah BERARTI suhu kerja mesin turun BERARTI bensin harus dikurangi agar suhu kerja mesin jadi ideal.
Knalpot bobokan (Free flow) BERARTI rpm makin tinggi BERARTI suhu mesin meningkat BERARTI butuh BB makin tinggi.
Dan masih banyak lagi parameter yg harus diperhatiin termasuk desain lubang masuk pada blok yg b'pengaruh dg settingan spuyer sebagai penyalur BB.
Itu teori dasarnya.
Setting Karbu:
Karbu punya 2 spuyer :
Satu buah main jet (sebagai contoh to EN125 std ukurannya 110) yg berperan meyalurkan BB saat bukaan gas sekitar setengah putaran ke atas....

Satu buah pilot jet ( sebagai contoh to EN125 std ukurannya 12) yg berperan menyalurkan BB dari putaran gas 0 derajat sampe penuh, cuma efek dari pilot jet ini bisa dikatakan tidak terlalu signifikan pada bukaan gas penuh N rpm mesin yg sudah tinggi.
Hal lain yg berpengaruh dengan setingan termasuk :
Ukuran Venturi karbu
Jarum skep
Stelan angin
Power jet.

Venturi karbu makin besar maka makin banyak udara yg lewat shg butuh spuyer lebih besar baik pilot atau main jetnya supaya campuran bisa pas....
Trus kapan kita membesarkan ato mengecilkan spuyer2 tadi?
Sebelumnya hrs tahu dulu gejala2 mesin saat kekurangan BB dan kebanyakan BB:
1. "Ngempos" adalah gejala mesin spt kehilangan tenaga yg disebabkan kekurangan BB
2. "Mberebet" adl gejala mesin yg sebenernya dirasa padat cuma tenaga seperti tertahan dan kadang dibarengi dengan suara benturan logam kalo settingannya terlalu basah.
Berarti kl NGEMPOS mesin butuh BB, kl BREBET mesin kebanyakan BB.

Kasus-Kasus
Nah berikut kasus2 yg sering terjadi krn masalah pilot jet :
Motor kl pagi susah hidup krn begitu gas dibuka ngempos terus mati ya berarti naekin pilot jet.
Motor dah jalan tapi sering tiba2 kehilangan tenaga saat putaran gas N putaran rendah berarti naekin pilot jet
Motor sering over heat saat jalan pelan berarti minta naek pilot jet
Motor brebet di putaran bawah tapi enak di put atas berarti pilot jet kebesaran.
Motor gak pake di cuk kalo pagi N bisa langsung start
(ini jg gak normal) berarti pilot hrs turun.
Kesimpulannya, kl ada gejala ngempos,suhu tinggi diputaran yg relatif rendah maka minta naek pilot jet, N kl ada gejala brebet di putaran rendah juga maka pilot hrs turun.

Trus tuk kasus2 mainjet:
Motor dibawa kebut2an sampe putaran atas trus begitu finish jalan pelan2 jadi ngempos dibarengi asep ngebul BERARTI suhu saat putaran tinggi meningkat drastis BERARTI main jet minta naik
Nafas motor di putaran atas terlalu panjang berarti mainjet minta naik.
Mtr ngelitik padahal yg lain normal BERARTI suhu mesin SANGAT TINGGI saat putaran atas BERARTI main jet minta naik.
Motor Brebet di put atas saja berarti main jet minta turun dll
Kesimpulannya, jika mtr Brebet di put atas berarti main jet hrs turun, jika mtr suhunya tinggi di putaran atas berarti main jet minta naik.

Note:
Setiap ada perubahan ukuran spuyer wajib setting angin
Jangan berpatokan pada indikator suhu di dashboard tuk panduan setting krn pasti gak sesuai, ini butuh joki yg feelingnya dah kuat.
Adakalanya detonasi tdk bisa diobati dengan naekin spuyer jika detonasinya sudah parah. Ini berarti ada ketidaknormalan pada komponen mesin lainnya.

TABEL UKURAN SPUYER
EXTREME Pilot-Jet
1 Jupiter MX135 12.5, 15, 17.5, 20, 22.5, 25
2 Jupiter-Z 12.5, 15, 17.5, 20, 22.5, 25
3 Vega 12.5, 15, 17.5, 20, 22.5, 25
4 Shogun 12.5, 15, 17.5, 20, 22.5, 25
5 Smash 12.5, 15, 17.5, 20, 22.5, 25
6 Shogun 125 12.5, 15, 17.5, 20, 22.5, 25
7 Satria F-150 12.5, 15, 17.5, 20, 22.5, 25
8 Scorpio 17.5, 20, 22.5, 25, 27.5, 30, 32.5, 35, 37.5, 40, 42.5, 45
9 Satria 120 17.5, 20, 22.5, 25, 27.5, 30, 32.5, 35, 37.5, 40, 42.5, 45
10 Thunder 125 17.5, 20, 22.5, 25, 27.5, 30, 32.5, 35, 37.5, 40, 42.5, 45
11 Raider, F1Z-R 12.5, 17.5, 20, 22.5, 25, 27.5, 30, 32.5, 35, 37.5, 40, 42.5, 45
12 Supra 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48 13
Karisma 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48 14
Vario 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48 15
Tiger 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48 16
Ninja 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48 17
NSR150-SP 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48 18
RX-King 17.5, 20, 22.5, 25, 27.5, 30, 32.5, 35, 37.5, 40, 42.5, 45

Main-Jet
1Scorpio 110, 115, 120, 125, 130, 135, 140, 145, 150
2 Jupiter-Z 90, 92.5, 95, 97.5, 100, 102.5, 105, 115
3 Vega 90, 92.5, 95, 97.5, 100, 102.5, 115
4 Nouvo 90, 92.5, 95, 97.5, 100, 102.5, 115
5 Shogun 110 67,5, 90, 92.5, 95, 97.5, 100, 102.5, 115
6 Smash 90, 92.5, 95, 97.5, 100, 102.5, 115
7 Shogun 125 90, 92.5, 95, 97.5, 100, 102.5, 115
8 Supra 72, 75, 78, 80, 82, 85
9 Karisma 72, 75, 78, 80, 82, 85
10 Kaze 72, 75, 78, 80, 82, 85
11 Tiger 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
12 Ninja 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
13 NSR150-SP 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
14 Jupiter MX 106, 130, 132, 135, 138, 140, 142, 145, 148, 150, 152, 155, 160
15 Thunder 125 105, 130, 135, 138, 140, 142, 145, 148, 150, 152, 155, 160
16 Vario 110, 130, 135, 138, 140, 142, 145, 148, 150, 152, 155, 160, 162, 165, 168, 170
17 Satria 120 90, 95, 100, 105, 110, 115, 120, 125, 130, 135, 140, 145
18 RX-King 150, 155, 160, 165, 170, 175, 180, 190, 195, 200, 210

KitacoPilot-Jet
1 Kaze 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
2 Grand 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
3 Supra 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
4 Shogun 15, 17.5, 20, 22.5, 25, 27.5, 30
5 Jupiter-Z 15, 17.5, 20, 22.5, 25, 27.5, 30
6 RX-King 17.5, 20, 22.5, 25, 27.5, 30, 32.5, 40, 42.5, 45

Main-Jet
1 Kaze 75, 78, 80, 82, 85, 88, 90
2 Grand 75, 78, 80, 82, 85, 88, 90
3 Supra 75, 78, 80, 82, 85, 88, 90
4 Shogun 70, 72,5, 77,5, 80, 82,5, 85, 87,5, 90, 97.5, 100, 102.5, 107,5, 110, 112.5, 115, 120, 125 5 Jupiter-Z 70, 72,5, 77,5, 80, 82,5, 85, 87,5, 90, 97.5, 100, 102.5, 107,5, 110, 112.5, 115, 120,125
6 RX-King 85, 90, 95, 100, 105, 110, 115, 120, 125, 130, 135, 140, 145, 150, 155, 160, 165, 170, 175,



Semoga Bermanfaat
accentirex.blogspot.com

Dongkrak Tenaga Scorpio Z




Yamaha Scorpio Z tergolong salah satu motor sport dengan akselerasi mantap, tarikan awalnya sangat cepat. Karena torsi besarnya sudah berasa sejak putaran bawah, dan maksimal sebesar 17,46 Nm di putaran 6.500 rpm. Namun apakah bisa ditingkatkan? 

MotoBike - “Bisa banget, bahkan dengan biaya terjangkau dijamin bisa bejaban dengan Kawasaki Ninja 250R sekalipun,” buka Romi Rozet, mekanik bengkel Nesco di Jl. H. Asmawi No.65, Beji, Depok ini, yang juga salah satu spesialis Yamaha Scorpio sambil setengah promosi.

Menurut mekanik bernama tenar Abi Redblack ini, oprekan Scorpio buat harian dia bikin paket sebesar Rp 1,5 juta, sudah termasuk part plus jasa. Masih tergolong juphe dong, alias jurus upgrade hemat. Nah, apa saja sih yang dioprek?

Konsentrasi pertama tertuju pada noken as, pengatur buka tutup klep. Oleh pria 36 tahun ini lift serta durasinya dinaikkan. Jika kondisi standar lift hanya 6,4 mm, daging kem ‘dicubit’ sehingga naik jadi 7 mm. Tujuannya agar pasokan bahan bakar makin banyak, sehingga power yang tercipta makin besar.

Durasi pun dimainkan, untuk klep in dipatok 275º dan klep ex 273º. “Lebih besar in biar akselerasi lebih bengis,” papar bapak 7 anak ini. Wow, produktif juga ya Bos! Oh iya, setelan klep pun diperhatikan detail, untuk in diset 0,7 mm sedang ex 0,15 mm. Bagi yang juga butuh top speed tinggi, ex dirapatin jadi 0,1 mm.

Oh iya, performa dari kem hasil hitungannya diklaim bisa digunakan untuk segala kondisi; harian, turing  maupun balap. Makanya oleh Abi disebut kem 3 dimensi. “Hitungan ini didapat setelah menghabiskan 2 ‘karung’ kem!” terang Abi sambil terkekeh, yang dimaksud 2 karung yaitu kantung plastik besar.

Lalu pasokan udara diperbesar, namun tetap memperhatikan kebersihannya. Dengan menukar busa saringan bawaan, pakai merek GP. Desainnya pakai busa tipis sehingga udara lebih mudah lewat, juga tahan lama dan bisa dicuci.

Karburator? “Main jet dan pilot jet tetap standar bawaan motor, cukup setel angin sesuai maunya mesin,” lanjut mekanik yang ‘pegang’ Scorpio sejak 2003 ini. Pantas saja sudah ngelotok!

Nah bagian terakhir yang disentuh area kopling. Pertama kampas ganti baru pakai komponen orisinalnya, untuk meyakinkan kondisi. Lalu per menggunakan hasil rancangan Abi, yang jika ditekan terasa lebih kenyal.

Per standar pabrik memang sering dikomplain terlalu lembek, bikin tarikan awal agak selip, apalagi jika mesin sudah dioprek, pasti kalau dibiarkan akan mubazir. Nah dengan ubahan yang hanya perlu waktu sehari itu, dijamin Scorpio Z makin melesat lebih cepat!

Semoga Bermanfaat
accentirex.blogspot.com

CDI Shogun Untuk MOGE




Moge keluaran tahun lawas kerap bermasalah dengan sektor pengapian seperti CDI. Masalahnya untuk berburu partnya enggak mudah, malah kudu order dulu sampai ke luar negeri segala.

Mau praktis bisa diakali dengan CDI milik Suzuki Shogun 110. “Selain tanpa limiter, CDI ini bisa juga diakali dengan dipasang ke semua motor.

Sudah banyak kok moge lawas yang mengandalkan CDI Shogun 110


Semoga Bermanfaat
accentirex.blogspot.com

Substitusi Part Bajaj Pulsar 200

Walau saat ini sparepart sibelalang tempur dari India ini tidak banyak keluhan, namun belum tentu yang dipelosok daerah. Karena itu saya berinisiatif  menyebarkan informasi dari bro-bro Kaskuser penyemplak Pulsar 200 tentang sparepart pengganti……
Semuanya berdasarkan pengalaman dari para suhu yang berkutat dengan Pulsar 200. Kalau ada yang mau nambahin monggo dishare. semoga berguna…..
  1. Kampas rem belakang Honda Vario.
  2. Kampas rem depan bisa pake punya Yamaha Scorpio
  3. Gir set : Bisa pakai Honda GL Pro buat jaga-jaga kalau stok Pulsar kosong,atau dengan Sinnob cuman harganya agak mahal
  4. Gear depan bs pake Tigi punya 14 -16 atau RXZ ( untuk 16 harus babat dinding rumah gear )
  5. Seal master rem : Seandainya ada masalah pada master rem, terutama menyangkut sealnya, bisa dipakai di luar produk Honda, yakni Yamaha Force 1
  6. Karburator : Pilot jet dan Main jet juga bisa pakai punya Honda Tiger.
  7. Pelat dan per kopling : bisa pake Scorpio. Hanya, disarankan ketika penggantian pelat kopling juga dibarengi dengan per. Untuk komponen satu ini, ia menganjurkan punya Honda Karisma atau Suzuki Smash .
  8. Batang pengungkit As Stut : pengungkit as stut kopling dengan punya Yamaha Force 1. Dijamin jemari tangan bakal lebih nyaman Stut kopling bisa pake stut F-1ZR kalau mau lebih enteng atau untuk Pulsar 200 cukup ganti alur aja, maksudnya alur standartnya kan kabel koplingnya sblm sampe ke stut kopling kudu ‘nyangkut’ dulu ke pengait di dekat dudukan segitiga, nah… pengaitnya di copot aja, dilangsungin aja ke stut kopling…
  9. Untuk kabel tuas kopling Honda GL Pro bisa dijadikan pilihan
  10. Untuk rantai bisa beli ketengan, sedangkan sp-rocket produk anak bangsa yaitu dapat dihandalkan, alternatif lainnya gear depan bisa memakai Mega Pro sedangkan belakang juga sama
  11. Sil Master Rem pake punya Force-1
  12. Kabel speedometer (SW) bisa pakai punya Honda Supra yang lama (yang ini belum ada yg pernah coba).
  13. Busi bisa dipake bareng Honda CBR atau Suzuki FU CR8E.
  14. Tutup rante bisa diganti tutup rantai Karizma D125, RX-King kl mau half.
  15. Karet angkat tromol belakang bisa diganti dengan part milik Kawak Ninja 150 (lebih tahan lama, gak mudah mengkerut/kaku kayak part std P200).
  16. Seher/piston: Tiger, Scorpio
  17. Velg: Megapro, Scorpio, Tiger
  18. Gigi nanas/Sensor Spedo meter di velg: Scorpio
  19. Tali Gas : GL 100, RX King

Semoga Bermanfaat
accentirex.blogspot.com